Usia kehamilan : 39 minggu

img_5602
Sommer😎

Sudah lama banget gw ga pernah nengokin blog. Satu karena kelupaan dan kedua karena alasan klasik – malas! Kebetulan kali ini lagi ada waktu senggang nih jadi sempet-sempet in nulis keburu tar malesnya dateng lagi.

img_5616
Musim panas

Gak terasa sudah masuk musim panas di Norwegia. Meskipun uda satu minggu lebih angin kencang dan hujan tiba-tiba disertai petir yang bikin kaget. Tetapi bulan mei kemarin cuacanya sangat bagus, panasnya hampir sama kaya di Jakarta loh bisa mencapai 32 derajat celcius di Oslo. Bedanya di sini ga sumuk kalau orang jawa bilang karena tingkat polusi udara di sini hampir tidak ada kalau mau dibandingkan dengan tingkat polusi udara di Jakarta. Saking panasnya banyak terjadi kebakaran hutan dan para petani perkebunan banyak yang khawatir akan nasib perkebunan mereka yang bisa terancam gagal panen. Apalagi musim panas di Norwegia adalah sesuatu banget yang sangat berpengaruh untuk hasil panen yang memuaskan baik sayur-sayur an ataupun buah-buah an (buah strawberry salah satu yang paling ditunggu panennya – strawberry Norwegia merupakan nomor satu di dunia akan kelezatannya).

Musim panas merupakan saat yang tepat untuk menikmati BBQ di pinggir danau, di hutan, di pinggir pantai atau di taman terbuka. Karena dikhawatirkan terjadi kebakaran, maka dikeluarkanlah himbauan supaya tidak ber BBQ di tempat-tempat tersebut dan apabila tidak mematuhi aturan tersebut bisa dikenakan denda yang lumayan besar (kalau ga salah bisa mencapai 5000 kr).

Di musim panas ini lah kami sedang menunggu kelahiran anak pertama kami yang menurut jadwal dokter sekitar awal juli. Dan saat ini gw sudah mulai mengambil cuti ibu tepatnya sudah 1 minggu yang lalu. Jadi cuti ibu gw akan berakhir sekitar bulan april tahun depan yang akan dilanjutkan oleh sang suami selama kurang lebih 10 minggu cuti ayah. Sebenarnya ada peraturan baru bagi anak yang terlahir setelah 1 juli maka sang ayah akan mendapatkan jadwal cuti yang lebih panjang dengan mengambil jatah cuti ibu. Tapi gw masih memakai registrasi formulir lama karena peraturan yang baru, baru saja di tetapkan awal minggu ini dan formulir pengajuan cuti ibu sudah dikirimkan sejak bulan april.

img_5552
Untuk si buah hati❤️

Cerita tentang kehamilan gw tidak terlalu banyak teman-teman yang mengetahuinya. Contohnya saat kita ada acara makan malam natal bersama teman-teman di bulan november tahun lalu, gw sedang hamil muda. Untungnya ga ada acara mual-mual di tengah-tengah acara. Bisa dibilang kehamilan pertama gw lancar tidak ada keluhan kesehatan. Di bulan desember tahun lalu pun, gw masih kuat mengunjungi pasar natal di Dresden dan Hamburg di mana banyak jalan kakinya dari satu pasar malam ke pasar malam yang lainnya.

img_5265
Pasar natal di Dresden – desember 2017
img_5343
Pasar natal di Hamburg – desember 2017

Saat sedang musim bermain ski di bulan januari – februari, gw pun masih aktif ber ski ria meskipun tentunya terbatas di derah datar saja lagian juga gw ga begitu mahir ber ski di dataran tinggi. Jadi berolahraga di saat hamil pun banyak membawa segi positifnya, selain kondisi tubuh tetap bugar juga mengurangi depresi saat musim dingin. Menurut dokter, kalau kita sudah aktif berolahraga sebelum hamil, saat hamil pun masih bisa dilanjutkan dengan intensitas yang tentunya sedikit berkurang disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Tetapi kalau kita baru mulai aktif saat sedang hamil, harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Karena mungkin ada beberapa wanita hamil yang mempunyai kondisi tubuh yang lemah saat kehamilan, mempunyai keluhaan yang spesifik dan tidak sanggup untuk melakukan aktifitas di luar aktifitas sehari-hari.

Aktifitas sehari-hari saat kehamilan bisa dibilang tidak ada bedanya dengan sebelum hamil. Gw masih pergi zumba ataupun kelas aerobik (cardio) 3 kali dalam seminggu dan jalan santai di hari minggu seperti biasanya. Tetapi saat usia kandungan memasuki 7 bulan, gw non aktifkan member di tempat fitnes. Dan akan mulai aktif kembali kira-kira 6 minggu setelah persalinan. Selain udara di luar sudah mulai panas dan cerah, perut juga sudah menunjukkan kegembulannya.

img_5686
Støttestrømper – stocking untuk ibu hamil

Dari segi makanan, kali ini gw lebih sering pingin makan makanan indonesia. Misalnya rempeyek tiba-tiba menjadi camilan yang berada di posisi teratas camilan favorit gw. Sampai-sampai saat kita ada di Hamburg di bulan desember tahun lalu, kita sempat makan di restaurant Indonesia dan membeli rempeyek untuk dibawa pulang ke Oslo. Meskipun nasib rempeyek tersebut tidak sampai di Oslo, karena sudah keburu di makan saat kita ada di bandara dan sisanya di makan di pesawat. Dan ada teman yang berbaik hati membawakan rempeyek aseli dari Indonesia saat dia pulang kampung. Nyokap gw pun mengirimkan satu kardus berisi cemilan indonesia, tentunya tidak terlupakan juga rempeyek yang sudah tidak berbentuk alias remek.

img_5549
Kiriman dari nyokap

Kehamilan pertama bagi gw sangat antusias tentunya. Dimulai dengan membaca buku-buku tentang kehamilan, berlangganan majalah untuk ibu hamil dan ikut talk show tentang kehamilan yang intinya ingin mengetahui semua tentang kehamilan dan hak-hak serta kewajiban seorang ibu hamil di dunia tempat kerja dan kehidupan sehari-hari. Jadi obrolan saat bertemu dengan kakak ipar dan ibu mertua berisi tentang sekitar ibu hamil.

Saat usia kandungan gw memasuki usia 4 bulan, tiba saatnya untuk menginformasikan kehamilan tersebut ke pihak HRD. Hal ini bertujuan supaya pihak HRD sudah mulai mempersiapkan calon pengganti saat gw mengambil cuti ibu dan demi keamaanan gw juga selama di tempat pekerjaan. Dimana ibu hamil berhak mendapatkan keringanan dalam bekerja entah itu dipindahkan ke bagian atau divisi lain yang lebih ringan apabila divisi kita bekerja dianggap terlalu berat untuk seorang ibu hamil untuk bisa melakukan tugasnya. Selain itu, ibu hamil juga mendapatkan keistimewaan lain yaitu diberikan istirahat yang lebih sering dari karyawan lainnya. Hal ini untuk mengurangi kelelahan yang berlebihan. Di tempat kerja kami, setelah kita bekerja selama 2 jam, kami berhak mendapatkan istirahat cofeebreak 10 menit. Untuk ibu hamil, kita bisa mendapatkan cofeebreak 10 menit setiap sejam sekali.

Bagi yang mempunyai masalah kesehatan selama kehamilan, bisa mengajukan cuti hamil lebih awal atau mengurangi jam kerja saat kehamilan. Hal ini tentunya harus dibicarakan dengan pihak HRD terlebih dahulu dan disertai dengan surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa ibu hamil ini tidak bisa melakukan pekerjaannya secara optimal dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak prima 100% saat kehamilan.

Satu minggu setelah gw memberitahu pihak HRD tentang kehamilan gw, diberitahukan bahwa gw akan segera mendapatkan calon pengganti secepatnya yang akan meneruskan pekerjaan gw selama gw mengambil cuti ibu. Dimana gw juga berkewajiban memberikan pengarahan atau orientasi supaya si calon pengganti gw tersebut bisa melanjutkan tugas-tugas gw.

Setelah pihak HRD mengetahui tentang kehamilan gw, sekarang tiba saatnya gw memberikan informasi tersebut ke teman-teman di tempat kerja terutama teman-teman satu divisi. Hal ini supaya mereka tidak berfikiran negatif juga, mungkin ada saatnya gw kelelahan dan perlu istirahat. Dan mereka memahami kalau gw sedang berbadan dua, hahahah….Teman-teman satu divisi gw baik-baik banget dan sangat membantu sekali apabila gw perlu bantuan.

Cerita tentang kontrol atau pemeriksaan selama kehamilan di sini semuanya gratis dari mulai USG sampai konsultasi. Terkecuali apabila kita ingin lebih intens mendapatkan pemeriksaan di dokter privat atau gynekolog, tentunya tidak gratis. Dikarenakan gw mempunyai indeks massa tubuh lebih dari normal (saya tidak kurus), maka dokter gw menawarkan ekstra kontrol atau pemeriksaan di rumah sakit tempat gw akan melahirkan nantinya. Langsung gw jawab gw mau ekstra kontrol! Why not gratis lagi bisa beberapa kali USG dan konsultasi. Dan selama kita pergi berkonsultasi atau kontrol di jam saat kita bekerja, kita berhak mendapatkan gaji seperti biasa tanpa ada pemotongan gaji maksud gw.

Setelah usia kehamilan gw memasuki 7+, gw memutuskan untuk mengurangi jam kerja gw menjadi 50%. Hal ini tentunya sudah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan kemudian dibicarakan dengan pihak HRD. Jadi setiap harinya gw bekerja dari jam 07:00 – 10:45 dan diberikan keringanan apabila gw mengalami susah tidur di malam hari, maka gw bisa mulai bekerja jam 08:00 atau 09:00. Bekerja setengah hari sangat membantu untuk mengurangi kelelahan yang berlebihan dan gw punya waktu lebih banyak untuk beristirahat sampai saat waktunya melahirkan. Selain itu, gw juga mempunyai waktu lebih untuk mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan setelah gw melahirkan. Misalnya: berbelanja kebutuhan atau perlengkapan bayi.

Saat sedang menanti moment berbahagia, menunggu kelahiran si buah hati, gw mendapatkan kabar buruk dari keluarga di tanah air. Sang ibunda tercinta tiba-tiba dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Nyokap gw meninggal 3 hari yang lalu. Seperti wanita hamil yang lainnya saat usia kandungan sudah mendekati persalinan, minimal 2-3 kali gw harus ke kamar kecil. Sekitar pukul 02:30 waktu Oslo, gw liat hp gw nyala seperti tanda ada telefon masuk atau menerima pesan/sms. Ternyata sudah banyak daftar panggilan tak terjawab dari pukul 11:00 waktu Oslo. Setelah gw liat pesan pertama, kakak perempuan gw cuma menulis pesan memanggil nama gw, dan pesan kedua dari kakak laki-laki gw yang memberitahu kalau nyokap sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Gemetar tangan gw dan langsung gw telfon kakak perempuan gw yang disambut dengan isak tangis yang menggempar. Gw pun ikut histeris dan menangis sekeras-kerasnya ga perduli tetangga di apartemen mungkin denger secara uda dini hari. Gw teriak ke suami gw kalau nyokap gw meninggal. Suami gw langsung terkejut juga karena terakhir kita dapat kabar nyokap sudah jauh membaik.

2 minggu sebelum lebaran, nyokap sudah masuk rumah sakit karena sesak nafas tiba-tiba dan menurut informasi dokter ada genangan air di paru-parunya. Setelah opname 10 hari di rumah sakit, kondisi nyokap sudah jauh membaik. Terbersit saat itu gw mau pulang kampung segera saat mengetahui nyokap dirawat di rumah sakit. Tapi dokter tidak mengijinkan gw bepergian jauh lebih dari 4 jam penerbangan. Dan nyokap bokap juga melarang gw untuk pergi jauh-jauh mengingat gw sedang hamil tua dan sebaiknya berkonsentrasi dengan persiapan melahirkan. Akhirnya gw cuma bisa berdoa semoga nyokap diberikan kesembuhan dan bisa diberikan kesempatan untuk melihat cucunya. Videocall tetap berjalan lancar sampai nyokap pulang dari rumah sakit. Terakhir ngobrol panjang lebar sama nyokap hari minggu yang lalu. Tiba-tiba hari selasa sore nyokap sesak nafas lagi dan dibawa ke rumah sakit, sekitar pukul 19:00 nyokap sudah normal kembali dan sudah bisa tidur menurut kakak laki-laki gw yang saat itu berjaga di rumah sakit. Singkat cerita kakak gw tertidur juga, karena sudah malam dan kecapekan. Tiba-tiba kebangun dan terkejut tiba-tiba nyokap sudah tidak terdengar bernafas dan segera memanggil dokter. Dokter datang dan memeriksa serta menyatakan nyokap sudah meninggal. Tidak terasa sepertinya baru saja kemarin masih melihat nyokap lewat videocall sekarang sudah tidak ada lagi. Nyokap gw meninggal di usia 63 tahun.

img_5759
RIP ibunda tercinta

 

 

Musim domba

B25787A2-F4D2-4CBE-84B7-C8DBEE04D000
Awal musim gugur#hari minggu di Nøklevann

Waktu berjalan begitu cepat dan tiba-tiba sudah hari jumat. Yippiiiii….Seperti biasa pulang kerja langsung menuju supermarket untuk belanja mingguan. Biasa janjian dengan suami di supermarket yang biasa kita belanja. Mencatat bahan-bahan makanan yang akan dibeli sudah kita lakukan sejak hari kamis. Cek dan ricek isi kulkas supaya tidak terjadi pembelian double. Hal ini sangat membantu kita dalam menghemat waktu saat berbelanja. Jangan salah berbelanja makanan di supermarket menjelang weekend bisa menjadi suatu hal yang bikin stress. So trust me!

Awal musim gugur adalah saatnya musim daging domba/lammekjøtt. Sebenarnya para domba ini sudah dipotong sejak bulan agustus sampai akhir bulan november, tetapi musim domba nya dimulai di bulan september sampai oktober. Saat-saat inilah kita bisa mendapatkan kualitas terbaik daging domba. Konon kabarnya kualitas daging domba Norwegia ada di kelas dunia di mana para chef lokal dan chef kelas dunia memberikan kebangaan tersendiri dan respek penuh terhadap kualitas daging domba Norwegia.

Lammekjøtt i verdensklasse – picture by http://www.matprat.no

So sudah 2 minggu ini kita berkreasi masak memasak daging domba. Berbekal resep dari internet yang biasa kita pakai http://www.matprat.no. Dari situ kita mendapatkan banyak inspirasi bagaimana kita mengolah bahan mentah yang sederhana untuk makan malam simple setelah lelah bekerja dan resep makanan yang lebih rumit saat weekend tiba yang cenderung lebih banyak detail bumbu dan memakan waktu dalam pembuatannya. Tetapi itulah seninya berkreasi di dapur.

Hvitvinsbraiserte lammeskanker menjadi menu utama kami di hari sabtu minggu lalu. Bumbu-bumbu yang digunakan tidak terlalu rumit hanya saja waktu pembuatan yang lumayan lama dimana lammeskanker (kalau menurut google translate lammeskanker dalam bahasa indonesia berarti betis domba) harus di masak kurang lebih 4 jam di dalam oven (suhu oven 150 derajat) sampai tulang betis domba terlepas dari dagingnya.

lammeskanker
Picture by http://www.matprat.no

 

Dengan kesabaran akhirnya jadilah hvitvinsbraiserte lammeskanker sesuai dengan petunjuk resep. Kelembutan dagingnya bisa dibilang perfekt, tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Soal rasa bisa dibilang hampir sempurna dan tidak kalah dengan kualitas makanan yang ada di restaurant. Hahahaha…boleh dunk mengagumi hasil karya sendiri. Setidaknya kalau kita mengundang tamu untuk makan malam tidak malu-maluin.

62E634CB-86AC-43FD-8FB7-C766F4409A10
Lammeskanker buatan ku#homemade#bukan dari bumbu instan#

Untuk makanan penutup kali ini gw memilih tidak terlalu rumit. Cukup dengan modal pisang yang sudah sangat matang (kulitnya sudah mulai menghitam) jadilah kue pisang/banankake yang selain mudah membuatnya dan tidak memakan waktu terlalu lama. Hasilnya seperti biasa : Enak dan enak! Cukup ditemani secangkir kopi hitam panas untuk menikmati kelezatan kue pisang ini.

856802EE-62F6-4785-A56E-2328F713D974
Terlihat seperti makanan gourmet#Lammeskanker

Seperti hari minggu biasanya, kami menikmati sarapan pagi dengan santai no stress. Telor ceplok, ikan salmon asap, irisan tipis ketimun, tomat cherry manis, irisan paprika merah, selai strawberry, keju dan potongan roti gandum menjadi menu utama sarapan kami di hari libur. Secangkir kopi hitam tanpa susu menjadi doping kami untuk mengawali hari. Bahkan di hari libur kita bisa duduk menikmati sarapan pagi lebih dari 1 jam. It’s beautiful life. Tidak seperti hari-hari biasa sebelum kita berangkat ke tempat kerja.

Sekitar pukul 11 siang berangkatlah kita menuju hutan untuk sekedar jalan santai atau menikmati kesunyian di pinggir danau atau di tengah hutan sembari menyalakan api unggun. Untuk menyalakan api unggun bisa kita lakukan setelah 15 september sampai 15 april setiap tahunnya dimana temperatur sudah mulai menurun dan risiko untuk terbakarnya hutan tidak terlalu besar dimana vegetasi/tanaman di hutan tidak dalam keadaan kering. Tetapi meskipun demikian terdapat peratutan-peraturan yang harus kita ikuti sebelum kita menyalakan api unggun di wilayah hutan.

CC740861-EF43-4ADD-9D07-996AB07F033D
Memasak kopi di pinggir danau#Nøklevann#Oslo

Setelah berjalan di dalam marka/hutan lebih dari 8 km diikuti dengan waktu istirahat tentunya untuk sekedar memakan bekal (irisan roti dan keju/sepotong coklat) dan sekedar menikmati secangkir coklat panas atau kopi pahit (lagi), saatnya pulang ke rumah dan menyiapkan makan malam. Meskipun kita sudah lelah berjalan di hutan, tetapi kita masih punya waktu dan tenaga untuk membuat makan malam yang spesial. Kali ini giliran sang suami yang akan menguasai dapur. Mau masak apakah dia?. Masih seputar daging domba tentunya. Sang suami memilih untuk memasak lammelår/paha domba.

lammelår
Lammelår. Foto: http://www.matprat.no

 

Penasaran nih dengan hasil masakan suami. Bau harum dari saus pepper sudah tercium dari ruang tamu. Cacing-cacing di perut sudah mulai berteriak. Aaaaakuuuuu laparrrrr!

Kita pernah ke French Riviera

E42643BC-F71A-4E17-9B90-8E5E949859D5
Fransk Riviera

Summer tahun ini sepertinya akan sama kondisinya dengan summer tahun lalu. Hujan dan hujan. Apalagi sih yang dicari kalau bukan panas matahari. Maka beruntunglah kalian yang tinggal di negara tropis yang senantiasa mendapatkan sinal matahari dan panas non stop. Mungkin kalau panasnya kebangetan gak nyaman juga yah.

Mendaratlah kita di El Prat – Barcelona sekitar jam setengah sebelas siang dengan sambutan panas matahari 30 derajat di awal bulan juni. Cukup panas! Setelah selesai dengan urusan bagasi meluncurlah kita ke hotel dengan airport bus A1. Tiket bisa dibeli di mesin automat atau bisa dibeli langsung di atas bus dengan catatan membawa uang kontan. Hotel kita terletak di daerah Calle De Balmes. Sebuah hotel yang sangat unik dan cukup baru dengan desain minimalis.

Diambil dari website http://www.praktikhotels.com

Kamarnya cukup nyaman dan kamar mandinya bersih. Sempat komplain karena atap kamar mandi terlihat seperti ada rembesan air dari kamar yang di atas. Cukup sekali komplain dapetlah kita kamar yang baru. Karena lokasi hotel yang tidak terlalu jauh dari Plaza Catalunya cukup dengan berjalan kaki 15 menit. Kalau sudah di Barcelona, saat yang tepat untuk berwisata kuliner! Tapas dan tapas. Mereka lah ahlinya dalam menyajikan tapas. Bisa dibilang tapas ini sebagai makanan appetizer atau sekedar snacks ringan pengisi perut. Kita memilih patatas bravas (seperti perkedel kentang dengan saus tomat dan cabai merah) yang dimakan dengan oliven / buah zaitun hitam. Setelah itu kita melihat-lihat wilayah sekitar plaza catalunya sebelum kembali ke hotel.

36551163-95F4-4E41-A4A0-58BBCE0764D2
Praktik Vinoteca – Barcelona

Setelah makan malam kita akan melihat pertunjukkan flamenco show di sebuah restaurant yang bernama Tablao Cordobes di daerah Las Ramblas. Tiket sudah termasuk segelas minuman dan show akan berlangsung selama 1,5 jam. Penari-penari yang bertalenta yang berdansa mengikuti alunan musik yang sensual telah membuat kita terlelap dan waktu 1,5 jam berlalu begitu cepat. Selama pertunjukkan dilarang untuk mengambil video atau sekedar memotret. Kita akan diberi waktu khusus untuk mengabadikan para penari yang meliuk-liukkan badannya dan penyanyi yang melantunkan melodi romantis di saat-saat akhir pertunjukkan. Dan semua penonton yang hadir malam itu menghormati tata aturan tersebut.

01338817-CFCD-47B6-B257-207D0D801AF8
Tablao Cordobes – Flamenco show

Hari kedua di Barcelona diisi dengan sight seeing dan tentunya jadwal wajib yang harus ada di list yang paling atas. Mengunjungi La Sagrada Familia. Untuk bisa mengunjungi La Sagrada tanpa antri panjang maka kita sudah membeli tiket skip the line diikuti dengan guide yang akan menjelaskan lebih detail tentang sejarah La Sagrada. Setelah cukup puas berkeliling La Sagrada, maka kita memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sight seeing dengan bus hop on hop off. Salah satu tips melihat hampir semua spot-spot wisata dengan cepat dan ringan di kantong.

 

Sudah sebuah kebiasaan kita di norwegia untuk menikmati makan malam sekitar jam 16 atau 17. Dan mungkin ini tidak berlaku di luar wilayah Skandinavia. Karena warga lokal di Barcelona memulai makan malamnya setelah jam 19 atau di atas jam 20. Jadi tidak heranlah saat kita berkunjung ke sebuah restaurant di Barcelona jam 17 ditanyalah apakah kita akan makan siang atau makan malam. Setelah kita menjawab kita akan makan malam, pelayan restaurant cukup heran mengapa kita makan malam begitu awal.

90C34C1F-9CDA-4D1A-9D38-ED9A51B39006
#Dinner@Barcelona

Sebelum beranjak ke peraduan, bersantailah kita di lounge hotel untuk sekedar menikmati keindahan interior hotel diiringi musik lounge yang sayup-sayup terdengar di telinga dan mengamati koleksi red wine khas Catalunya yang terpampang di rak-rak lounge lobby hotel. Cukup menarik!

Hari terakhir di Barcelona kita habiskan untuk melihat kemegahan stadion sepakbola Camp Nou. Sebenarnya kita bukan pecinta sepakbola. Tapi apa salahnya untuk bisa ikut merasakan saat para pemain dunia beraksi di rumput hijau yang disaksikan ratusan ribu simpatisan. Dan untuk sekedar mengucapkan i was there!

040969FC-3471-4B5E-A2F3-B700457537CA
#IWASTHERE-CAMP NOU

Las Ramblas – pusat nya orang berkumpul baik warga lokal ataupun turis. Para tangan-tangan berkeahlian khusus pun ikut memeriahkan jalanan yang padat. Hati-hati kuncinya dan hindari tempat-tempat yang terlalu padat dengan turis.

Saatnya melanjutkan perjalanan ke NICE. Pesawat EasyJet EZY 1698 membawa kita menuju Nice dari Barcelona. Penerbangan yang cukup singkat dan penuh dengan penumpang yang haus akan matahari yang bersinar cerah dan bau khas pantai berpasir putih, air laut berwarna turquise. French Riviera mempunyai daya tarik tersendiri.

80C0EE58-FFF6-4A7F-8143-682BA761547C
NICE er nice

Satu tahun sudah teror bom melanda Nice yang sudah menelan korban sekitar 86 nyawa. Saat sebuah truck menabrakkan diri di kerumunan orang-orang yang sedang menikmati keindahan promenade pantai Nice. Maka tidak heran saat kita bercerita ke teman-teman terdekat kalau kita akan ke Nice. Are you crazy? Bom! Teror! terlontar dari pendapat orang-orang terdekat. Tetapi niat kita untuk berjemur tidaklah luntur.

Dari airport Nice kita membeli tiket airport shuttle 99 Gare – NSCF dari terminal 2 Platform 4. Bus berhenti tepat di depan stasiun kereta Nice. Hotel kita terletak tidak jauh dari stasiun kereta api. Cukup berjalan 5 menit sampailah kita di Villa Bougainville by Happy Culture. Hotelnya tidak terlalu besar tetapi cukup nyaman untuk sekedar bermalam dan termasuk lumayan murah untuk lokasi hotel yang strategis di Nice. Tidak jauh dari hotel terletak sebuah tempat pemberhentian bus apabila kita akan ke pantai.

Hari pertama di Nice cukup kita habiskan untuk sekedar melihat keindahan dan keunikan French Riviera. Dari mulai wisata kuliner sampai berjalan di gang-gang sempit ciri khas Riviera. Berjalan di sekitar promenade mengingatkan kita akan peristiwa teror bom tahun lalu. Peristiwa tersebut tidak harus terulang kembali di belahan dunia manapun!

 

Chez papa merupakan salah satu tempat makan favorit kita di Nice. Tempat ini kita temukan secara tidak sengaja saat berjalan menyusuri jalan-jalan sempit pusat kota Nice. Restaurannya kecil dan tidak terlalu hiruk pikuk seperti layaknya tempat makan para turis. Tanpa reservasi terlebih dahulu dan berbekal nekat masuklah kita ke resturant tersebut dan menanyakan apakah masih ada meja kosong untuk makan malam yang masih sekitar di bawah jam 18. Dijawab dengan singkat maaf tidak ada meja kosong. Tetapi manager restaurant kemudian menanyakan kembali apakah kita bersedia makan di dalam – tidak di luar restaurant. Musim panas saatnya orang-orang menikmati waktu siang yang lebih panjang dan tentunya makan malam sebisa mungkin di tempat terbuka. Makanya disarankan untuk reservasi terlebih dahulu. Ya tentu saja kita mau makan malam di dalam jawab kita. Disambutlah kita dengan makanan pembuka yang mirip dengan mini tapas. Kami jatuh cinta dengan buah zaitun hitam yang sangat lezat dan mini baguette yang di sajikan dengan minyak zaitun. Bicara tentang cara berpakaian kita waktu itu. Casual alias santai banget ciri khas turis. Celana capri dan kaos lengan pendek serta sendal sejuta umat Birkenstock. Suami bercelana pendek dan kaos berbahan linen dengan topi khas riviera. Kita merasa nyaman aja dengan pakaian kita. Setelah melihat para pengunjung restaurant lainnya yang mulai berdatangan – yang mayoritas orang lokal. Barulah kita ngeh, mungkin kita salah costum. Hahahaha….Ternyata restaurant tersebut termasuk dalam kategori gourmet restaurant terlihat dari menu yang disajikan. Dan tentunya pengunjung restaurant lainnya berpakaian resmi. Don’t worry be yourself!

Andebryst / dada bebek yang disajikan dengan saus jamur menjadi pilihan makanan utama kami malam itu. Bagi penggemar wine, saatnya menikmati red wine dari wilayah selatan Perancis. Menu utama disajikan secara elegan layaknya resturant gourmet lainnya. Tiramisu menjadi makanan penutup kita. Chez papa mendapatkan 4,5 bintang dari kita untuk makanan yang lezat, pelayanan yang sangat memuaskan dan cara penyajian yang sangat profesional. Untuk harga makanan termasuk reasonable (sedikit lebih murah- sempat terkejut juga) apabila kita bandingkan dengan harga makanan kelas gourmet di Oslo. Untuk makan malam besoknya sudah kita reservasi di tempat yang sama. Saatnya memanjakan lidah dan kehangatan suasana Riviera.

Hari kedua saatnya petualangan dimulai. Boat menuju St.Tropez sudah dibooking jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Boat memuat sekitar 40 orang yang diberangkatkan dari Quai Lunel pukul 9 pagi. 15 menit sebelum boat berangkat, semua penumpang sudah harus berkumpul. Kurang lebih 2,5 jam perjalanan menuju St. Tropez dari Nice.

4FD883A1-C0BF-4C57-A0B3-02F5A32EC9B9
St.Tropez

St.Tropez bisa dibilang tempatnya para selebriti menghabiskan waktu senggangnya untuk sekedar berjemur dan shopping ’til you drop! Butik-butik mewah seperti Dior yang lengkap dengan taman mewahnya, Channel, LV, Hermes bertebaran dan seakan-akan terlihat seperti toko-toko biasa pada umumnya. Jadi tidak heran bila kita tiba-tiba melihat artis kelas dunia seperti Kate Moss bahkan Lady Gaga yang berseliweran di jalanan atau sekedar berkeliling dengan yatch mewahnya. Tujuan kita berkunjung ke St.Tropez untuk sekedar melihat-lihat saja dan meyaksikan sendiri keindahan pantai di St.Tropez, kebetulan juga kita sedang berada di Nice. So why not?

28.SIM-027261-1024x785
Escalet beach nær St. Tropez. Foto: Giovanni Simeone/SIME

Tidak kalah menarik juga toko-toko lokal yang menawarkan beraneka ragam produk lokal seperti sabun mandi yang terbuat dari bahan-bahan alami serta minyak zaitun yang bisa dibawa pulang sebagai cindera mata.

Menikmati sepotong sandwich atau es krim lezat di St.Tropez menjadi salah satu alternatif setelah kita puas melihat-lihat sekitar dari mulai pelukis lokal yang sedang menggoreskan kuas di kanvas serta para jetset yang sedang menikmati segelas champagne di atas yatch mewahnya. Boat menuju Nice akan berangkat masih sekitar satu jam an lagi.

7A282C22-D7B7-46F7-80B8-213F74EFE9BC
Slurppppp#Yummy@StTropez

Perjalanan menggunakan mobil menuju Cannes dan Monaco menjadi perjalanan terakhir kita di Riviera. Mobil jemputan dari travel sudah sampai di hotel sekitar pukul 9 pagi. Total ada 8 orang yang akan bergabung dengan tim kita menuju Cannes dan Monaco. Pasangan dari Puerto Rico, China dan Australia menjadi teman perjalanan kita satu mobil kali ini. Tempat pertama yang kita kunjungi adalah Eze. Seperti pada umumnya para turis diajak mengunjungi pembuatan parfum Fragonard. Diakhiri dengan berbelanja beberapa produk yang disukai dari Fragonard. Saya sebagai pecinta sabun mandi, saat yang tepat untuk membeli beberapa sabun mandi beraroma khas dan berbahan alami. Bahkan salah satu bahan-bahan nya didatangkan dari Indonesia. Kayu cendana dari Indonesia.

E18BDA18-058A-40C7-886C-BD76700B0EDE
Grand Casino – Monaco

Grand Casino dan area formula 1 menjadi daya tarik para wisatawan untuk melihat Monaco. Kebetulan formula 1 sudah berlangsung di bulan mei menurut tour guide nya. Tetapi kita masih bisa menikmati jalanan yang digunakan untuk arena balapan. Tempat parkir di depan Grand Casino Monaco di hiasi mobil-mobil mewah sekelas Maserati, Bugatti atau Ferrari. Di sinilah tempat para jutawan menghabiskan uang recehannya di meja judi. Tidak hanya kemewahan yang bisa dinikmati untuk dilihat di Monaco. Kita bisa mengunjungi katedral Santo Nicholas atau museum bersejarah serta istana raja.

0FA176E4-BAA8-485C-B743-BE784AECC4FA
MONACO
F19C6815-E536-4F04-BB5C-B36A637EF368
CANNES

 

F0B6AEE7-166C-4A8A-ADB4-C91964C1E61D
Suatu siang di St.Tropez

 

 

Hyttetur#Hovde – Rondane

IMG_4089
Hovde – April 2017

Menghabiskan weekend di vila atau hytte  sudah menjadi salah satu aktivitas orang norwegia. Baik itu di musim panas ataupun di awal musim gugur sampai akhir musim dingin. Kalau vila nya terletak di dataran tinggi (daerah pegunungan atau fjell) lebih seru kalau ber-weekend ria di vila saat menjelang musim gugur atau di musim dingin. Karena kita bisa bermain ski atau sekedar jogging. Kalau vila nya terletak di dekat danau atau sungai lebih seru saat musim panas. Selain bisa memancing, kita juga bisa berenang atau sekedar berendam dan berjemur.

IMG_4090
Hangatnya di depan perapian – Hovde April 2017

Dua minggu yang lalu kebetulan gw dapat giliran meminjam salah satu vila milik perusahaan tempat gw bekerja. Total ada sekitar 10 vila yang lokasinya tersebar. Salah satunya ada di Denmark, Swedia dan di luar kota Oslo. Jarak vila paling dekat sekitar 2 jam menyetir dari Oslo. Nah vila yg terdekat inilah yang sangat susah sekali untuk mendapatkan jadwal weekend yang kosong untuk dipinjam. Kalaupun ada pasti ada di tengah weekend. Selain itu vila-vila tersebut sudah seperti di rumah sendiri, ada mesin cuci piring, televisi dan kamar mandi dengan fasilitas air panas. Makanya selalu full di weekend.

Ini kedua kalinya kita meminjam vila yang sama. Pertama kali satu minggu setelah libur paskah. Lokasi vila ada di ketinggian di atas 1000 moh. Jadi waktu itu masih bersalju tapi sudah ga nyaman untuk bermain ski. Kedua kalinya cuaca sangat bagus meskipun sudah masuk musim gugur. Masih ada sinar matahari, masih lumayan hangat dan yang paling penting gak hujan!

Vila terletak di Hovde tidak jauh dari Rondablikk fjellstua atau hotel. Kalau dari Oslo sekitar 3,5-4 jam menyetir tergantung juga berapa lama kita berhenti di pom bensin atau tempat perisitirahatan. Bekal makanan dan perlengkapan mendaki sudah siap di mobil. Karena kita sudah mengetahui kondisi vila yang akan di tempati, jadi kita tidak terlalu heboh membawa perlengkapan. Kalaupun ada yang terlupa bekal makanan, kita bisa membelinya sebelum naik ke vila.

IMG_4995
Hytta saat awal musim gugur

Vila ini lumayan primitif tetapi ini yang kami cari untuk sekedar merasakan bagaimana kehidupan di jaman dulu sebelum ada mesin cuci piring. Hahahaha…Untuk buang air kecil dan keperluan besar lainnya ada WC yang terletak di luar vila. Kita bilang utedo kalau dalam bahasa sini. Seumur-umur belum pernah gw ke wc yang letaknya di luar rumah. Mana jalanan menuju wc nya rada menurun dan kalau malam harus pake lampu senter. Untungnya vilanya sudah dipasangi listrik jadi tidak gelap gulita. Kalau sudah buang air besar, kita harus menutupi atau menaburinya dengan serpihan kayu/sanitær bark. Pertama kali pastinya gak bisa tuh BAB di situ. Rasanya gimana githu karena ga terbiasa. Tapi yah mau gimana lagi, lama-lama juga biasa.

Air bersih kita ambil dari pompa yang ada di samping vila. Jangan ditanya rasa air nya jauh lebih maknyus dari rasa air dingin di Oslo. Suami dan bapak mertua bertugas memompa air dan mengangkutnya ke dalam vila. Air ini digunakan untuk memasak dan mencuci tangan, menggosok gigi, mencuci muka dan juga mencuci piring. Untuk mencuci piring air harus dimasak terlebih dahulu sampai mendidih. Repotnya urusan cuci piring ini nih, karena sudah terbiasa pake mesin cuci piring di rumah. Untuk menghemat waktu dan energi, maka kita menggunakan piring dan gelas sekali pakai. Praktis kan…gitu aja repot!

Weekend kali ini berasa rame banget di daerah menuju vila. Tumben loh! Rupanya ada perlombaan lari di hari sabtunya. Wajar saja jalanan menuju vila lumayan padat. Vila di sekitar vila pinjaman kami pun banyak yang terlihat penuh, Positifnya suasana gak telalu sepi-sepi banget deh.

Setelah makan malam, kami pun bersantai ria sambil melontarkan kuis tanya jawab di depan perapian. Suasana begitu akrab dan kekeluargaan. Sudah pukul 10 malam saat sebuah mobil tiba-tiba berhenti di depan vila. Semua saling bertatapan dan menyimpan pertanyaan misteri. Siapakah yang tiba-tiba datang?. Pintu pun di ketok dan kami pun membuka pintu. Dua wanita setengah baya tiba-tiba melontarkan pertanyaan apakah kami salah jadwal waktu peminjaman vila atau mungkin dobel booking? Gw pun menunjukkan konfirmasi dari panitia peminjaman vila yang menyatakan gw berhak menempati vila tersebut. Tapi koq mereka juga punya kunci?. Salah satu dari mereka mulai menelefon panitia vila dan meminta konfirmasi siapakah sebenarnya yang berhak bermalam di vila tersebut?. Suasana mulai memanas karena kami pun bersikeras tidak merasa bersalah dan berhak menempati vila tersebut sampai hari minggu. Mereka tidak mau kalah juga dan kami pun bisa memahami mereka sudah menyetir jauh dari Oslo untuk menuju vila dan besok pagi mereka akan mengikuti perlombaan lari. Ternyata terjadi salah paham dalam pengaturan jadwal peminjaman. Kebetulan saat ini sedang ada perbaikan atau perubahan untuk jadwal peminjaman dari website panitia vila. Yang dulunya menggunakan jadwal mingguan (misal minggu 35 yang artinya peminjaman dari hari minggu / akhir minggu ke 34 sampai hari jumat di minggu ke 35) sekarang menggunakan sistem tanggal (jumat tgl 1 september sampai di hari minggu tgl 3 september).

Daripada ribut-ribut dan kami pun tidak mau diusir apalagi nyetir malam-malam kembali ke Oslo dengan niat pendakian yang sudah di ubun-ubun. Apalagi mereka yang baru saja sampai gak mungkin meluncur kembali ke Oslo. Kita ambil jalan tengah deh kami melontarkan saran. Mereka sepertinya masih esmosi. Karena mereka menganggap kamilah yang sepantasnya hengkang dari vila sesegera mungkin. Kami yang sudah datang duluan tentunya sudah menguasai seluruh ruang tamu dan meja makan keluarga serta tungku perapian utama. Sesuai persetujuan bersama kami pun harus berpindah dari ruang tidur utama di mana di dalam kamar tidur utama ada tungku perapiannya dan meja makan kecil ke kamar tidur yang lebih kecil tanpa perapian. Dan kita sudah sepakat besok pagi setelah sarapan kita akan meninggalkan vila tersebut. Bayangkan….repotnya beberes lagi barang-barang yang sudah dikeluarin dari mobil. Panitia vila menelefon gw secara pribadi dan meminta maaf atas kesalahpahaman tersebut. Sebagai gantinya kami diberikan pinjaman vila yang letaknya 15 menit dari vila yang sekarang. Suasana hati masih tidak karuan dan niat pendakian rada menciut. Tidur malam pun sepertinya kurang nyenyak.

Setelah sarapan kami pun berkemas kembali untuk melihat vila yang baru. Masih ada rasa penasaran di benak kami. Apakah vila yang baru mempunyai suasana yang hampir sama dengan vila yang lama. Kunci vila sudah menggantung di depan pintu utama. Kami pun bergegas melihat isi dalam vila tersebut. Hmmmmm…..vila nya lebih bagus dan modern dari vila yang lama. Tanpa berfikir panjang kami pun segera memberi jawaban kalau kami mengambil tawaran panitia vila untuk tinggal di situ sampai hari minggu.

Acara pendakian pun terlaksana juga!

IMG_5038
Vila dengan suasana perkebunan – Øvre Kjæstad – KVAM
IMG_5034
Pemandangan dari teras vila

IMG_5040

IMG_5016
Perjalanan menuju Sukkertoppen

Tukang insinyur dan tukang sayur

Nama tukang insinyur mengingatkan gw pada film si doel anak sekolah (bang doel yang tukang insinyur). Jadilah gw mau membahas sedikit pekerjaan gw selama ini.

Setelah memakan bangku kuliah 5 tahun lebih enam bulan akhirnya dikantonginlah ijazah insinyur. Bergelut sebagai pengangguran selama kurang lebih satu tahun, sangat menjemukkan tentunya. Gw bukan orang yang pinter atau cerdas dengan IPK kumlot atau lebih dari kepala 3. Jangan-jangan gw lulus kuliah dengan nilai dan pengetahuan yang pas-pas an..hahahaha…kalau ini yang tahu cuman Tuhan Yang Maha Kuasa. Makanya mungkin juga gw kurang beruntung dapat kerjaan cepat, boro-boro posisi penting dalam sebuah perusahaan dengan embel2 junior engineer. wkwkwkwk….

Tapi akhirnya dapat juga lah pekerjaan yang meskipun gak nyambung sama background gw, dengan gaji yang ga gede juga. Untung masih dapat kerjaan dan cukup untuk membayar kos-kos an, dan dikasih selamet kalau backpacker. Nikmatnya hidup di Indonesia masih ada untung dan selamet. 🙂

Pekerjaan gw dulu sebagai asisten administrasi kantor di sebuah perusahaan swasta. Dulunya dapet pekerjaan ini karena network. Pertama kali ngelamar junior engineer di salah satu perusahaan internasional yang cukup terkenal tetapi karena gw kurang sedikit memenuhi kriteria dan kalah bersaing padahal uda melalui tahap terakhir interview (kali ini untung tidak menyertai saya) jadilah saya tidak diterima. Sedih dan kecewa tentunya tapi apa mau dikata. Seminggu setelah dikabari kalau gw tidak diterima, si GM (general manager) email gw kalau ada salah satu kawan baiknya yang membutuhkan karyawan baru untuk memegang dokumentasi pembelian barang impor dan ada kaitannya sedikit dengan pengetahuan teknik. Singkat cerita, gw kirim lah lamaran dan dengan cepat dipanggil interview. Kali ini untung menyertai saya. Di terimalah gw sebagai karyawan baru. Gw ga mikir panjang-panjang, terima aja rejeki depan mata. Emangnye gw siape milih-milih kerjaan, anak gubernur juga bukan. Hahahahah…

Setelah berkecimpung selama kurang lebih 5 tahun di bidang administrasi pembelian barang  impor, kejemuan mulai melanda apalagi ditambah dengan kasus kekecewaan dalam dunia percintaan. Kalau tentang kekecewaan gak usah diceritakan lah, panjaaaaanggg dan males untuk mengingat masa pahit, jiaaahhhhhh lebay lo malih!

Akhirnya gw berkenalan dengan salah satu lelaki dari Norwegia yang sekarang sudah menjadi suami. Setelah melalui masa satu tahun dengan penyesuaian dunia baru, susah banget cyinnn bahasa norwegia…gw ikut dalam kursus singkat tentang bekerja di bidang customer service (lebih tepatnya service). Kursus ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin memulai bekerja di bidang penjualan dan pelayanan pelanggan. Salah satu syaratnya harus sudah lulus ujian bahasa norwegia kelas B1 (setara dengan kelas intermediete mungkin kalau dalam kursus bahasa inggris). Waktu itu gw belom lulus, baru mau ngambil ujian. Setelah melalui beberapa jam kelas bimbingan dan nasehat wali kelas, gw diperbolehkan mengambil kursus tersebut dengan catatan gw harus tetap belajar gramatik, rajin membaca surat kabar dan menonton televisi yang berkaitan dengan berita terkini supaya gw bisa lulus. Bayangin waktu itu gw memegang 2 materi ujian. Ujian bahasa dan ujian kursus yang satunya. Dengan tekad yang bulat dan kegigihan, luluslah gw di dua kursus tersebut. Kali ini lulusnya beneran dengan nilai yang bagus. Uhuyyyyy.

22 desember 2013 menginjakklah gw di tanah Norwegia dan resmi tinggal menetap. Januari 2014 masuklah gw ke kursus bahasa norwegia dan di bulan desember di tahun yang sama, gw sudah berhasil mengambil ujian B1 dengan nilai yang tidak mengecewakan. Januari 2015 masuklah gw ke kursus penjualan dan pelayanan pelanggan selama tiga bulan. Di bulan kedua kami diberikan gambaran kira-kira akan magang di mana. Kesempatan magang ditujukan supaya kita melatih keahlian dan kemahiran bahasa norwegia kita yang sudah diperoleh selama kita duduk di bangku kursus. Kebetulan gw sudah mendapat tempat untuk magang. Sebuah supermarket yang cukup besar dan berkantor di Swedia. Dengan modal kepercayaan diri yang luar biasa, gw bisa ketemu dan ngobrol sedikit dengan asisten manager supermarket. Dia sedikit skeptis dengan imigran pada awalnya, sampai gw di tes ngobrol bahasa norwegia dan dengan pertanyaan standar kenapa kamu mau magang di sini. Dengan mengeluarkan seluruh jurus kemampuan, akhirnya gw diterima magang di supermarket tersebut. Waktu itu yang menggaji ya pemerintah dan sebenarnya supermarket ini beruntung karena tidak mengeluarkan sepeser recehan kroner pun tetapi mendapatkan satu karyawan gratis yang bisa bekerja dari hari senin s/d jumat dari jam 07-15.

Dengan program seperti ini, ada positif dan negatifnya. Positifnya, para imigran diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bekerja yang reel di Norwegia. Dan negatifnya banyak sekali imigran yang terjerat dalam kerja gratis selama 3 bulan dan setelah proses magang selesai, keluar tanpa mendapatkan pekerjaan. Karena perusahaan bisa dengan gampangnya menerima para pekerja magang kapanpun mereka mau.

Beruntungnya gw mendapatkan tawaran ekstra pekerjaan di luar jam magang. Misalnya bekerja di hari sabtu dengan gaji yang sesuai atau standar gaji per jam di Norwegia tentunya dengan kontrak pekerjaan yang jelas. Asisten manager di supermarket tempat gw magang untungnya baik sekali. Mbak aseli norwegia dengan bahasa dialek yang sangat spesial sampai gw kalau ngobrol sama dia, gw nya yang oon minta diulang karena kurang paham dengan dialek dia. Untungnya dia sabar sekali, dan menawarkan gw putus kontrak magang dengan program pemerintah Norwegia dan bekerja sampingan di supermarket tersebut. Waktu itu gw dapat hari kerja 3 kali dalam seminggu. Karena masih pemula, gw hanya mendapatkan jam kerja yang tidak terlalu menarik untuk karyawan tetap. Misalnya gw harus kerja dari jam 16 sampai dengan jam 22 (jam supermarket tutup) atau jam pagi sekali saat supermarket mulai buka yaitu mulai bekerja jam 06-14. Bekerja di pagi hari di musim dingin sangatlah tidak menyenagkan saudara-saudara. Gelap dan dingin!!!! Tapi apa mau dikata si pemula gak boleh nyinyir milih-milih, sekali lagi siape elooooo anak gubernur juga bukan, hahahah.

Tiga bulan bekerja sampingan minimal 4 hari dalam seminggu, lumayanlah untuk urusan dapur ngebul, punya uang saku sendiri, bisa beli-beli yang dimau tanpa meminta suami dan mulai ngimpi pingin liburan kesana kemari. Khayalannya ketinggian mbakkkkk…ati-ati jatohhh. Enam bulan berlalu dengan cepat dan mulai mendapat selentingan kalau supermarket tempat gw bekerja mau di beli atau diambil alih salah satu raksasa dunia persupermarketan di Norwegia. Tuhhh kan apa gw kata si emabk udah ngayal tinggi mau melihat dunia alias ngimpi jalan-jalan. Udah mulai beredar juga kabar di televisi dan media massa. Banyak karyawan tetap yang sudah bekerja cukup lama di situ tentunya merasa kecewa, mau di bawa kemana nasib mereka apalagi dengar-dengar para karyawan tetap harus mencari pekerjaan baru dengan diberikan prioritas utama untuk masuk ke jenjang interview apabila melamar di perusahaan lain. Banyak yang kehilangan motivasi bekerja setelah mendapatkan berita resmi dari jajaran managemen. Beruntungnya gw jadi mendapat jam ekstra kerja dari yang cuma bekerja 3 hari dalam seminggu sekarang bisa kerja dari hari senin s/d jumat karena banyak karyawan yang tidak masuk kerja karena alasan sakit. Asisten manajer mulai bertanya sama gw apakah gw sudah mulai mencari pekerjaan baru dana kalau belum harus cepat-cepat cari dan dia berjanji akan memberikan referansi terbaik apabila gw diberi kesempatan interview di perusahaan manapun. Perlu diingat di Norwegia, referansi dari tempat kita pernah bekerja (perusahaan di Norwegia) sangatlah membantu untuk kita diterima di tempat kerja baru. Dengan kepercayaan yang kurang begitu tinggi kali ini, meskipun suami tetap mendukung untuk gw melamar pekerjaan di sebuah supermarket grosir salah satu raksasa supermarket di Norwegia. Waktu itu ada lowongan 20% kerja sampingan atau bukan pekerja tetap yang hanya akan bekerja 2 hari saja dalam seminggu. Melamarlah gw dengan semampunya maksudnya dengan kemampuan menulis lamaran dalam bahasa norwegia (kali ini suami tidak membantu membetulkan apabila ada kesalahan gramatik, tujuannya supaya si perusahaan mengetahui kemampuan gw sebenarnya dengan masa tinggal yang belum cukup lama di Norwegia, jadi wajar saja kalau ada kesalahan gramatik dalam penulisan). Satu minggu kemudian, gw ditelefon oleh asisten manager di supermarket yang gw lamar. Ada panggilan interview minggu depan cerita gw ke suami. Tuh kan kata suami, coba waktu itu kamu ga mencoba melamar, ga bakal deh ada panggilan interview. Nasihatnya gw tuh harus percaya diri dan yakin kalau gw akan dapat pekerjaan baru.

Gw mulai bekerja di tempat baru (Supermarket B -sebut saja) dua kali dalam seminggu, dan tiga hari di tempat kerja yang lama (Supermarket A). Waktu itu sibuk banget karena kadang-kadang jadwal kerja bentrok dan si penyusun jadwal kerja di supermarket A rada reseh niy gak mau mindahin jadwal kerja gw yang bentrok dengan alasan gw gak boleh egois mentang-mentang sudah dapat pekerjaan baru. Akhirnya setelah selesai bekerja di supermarket B, gw lanjut kerja di supermarket A. Ampuunnnnn dije kalau gw bisa menjerit, capeknya. Untungnya ga berlangsung lama kesedihan hati ini dan keletihan raga ini. Selesailah kontrak kerja gw di supermarket A. Wasalam supermarket akhirnya ditutup dan diambil alih manajemennya.

Gw bebas bekerja di supermarket B. Yipieeeeeee…Sedih juga siy berpisah dengan teman-teman di supermarket A, tapi masa depan gw masih panjang dan cemerlang (semoga yah…hahahaha). Di awal musim gugur tahun 2015, gw mendapatkan kontrak kerja tetap di supermarket B. Penasaran dengan pekerjaan gw sebenarnya apa?

Gw bekerja sebagai kasir di sebuah supermarket grosir ternama di Norwegia. Bekerja sebagai kasir pun harus minimal mempunyai pengetahuan tentang barang yang dijual. Untuk urusan pertanyaan dan keluhan pelanggan, kami mempunyai bagian tersendiri yaitu customer service. Mungkin banyak yang bertanya, apa sih kebanggaannya bekerja di supermarket? Bukannya itu pekerjaan rendahan yang gajinya pas-pas an. Jangan salah sangka dulu, bekerja di supermarket di Norwegia mendapatkan gaji yang tidak rendah, dan dibutuhkan kemampuan berbahasa norwegia yang lumayan bagus (untuk imigran). Jangan dibayangkan seperti bekerja di supermarket di Indonesia. Di sini pekerja tetap di sebuah supermarket pun mendapatkan hak-hak dan kewajiban yang sama dengan mereka yang bekerja di perkantoran. Kami yang bekerja di bagian kasir atau di bagian gudang dipandang sama sejajar dengan mereka yang bekerja di bidang manajemen di tempat kami bekerja. Sebagai pekerja supermarket, gw merasa bangga apabila gw bisa memberikan alternatif produk yang pelanggan butuhkan tanpa harus membuang waktu untuk berkeliling sendiri mencari barang yang dibutuhkan.

Selama kurang lebih satu tahun bekerja di bagian service, gw dipanggil untuk review hasil kerja dan ditawarkan untuk melamar posisi yang sedang dibutuhkan di supermarket tempat gw bekerja. Sebagai formalitas di suruhlah gw membuat lamaran untuk dipanggil interview. Di lingkungan kerja Norwegia, biasanya kalau ada lowongan pihak intern dulu lah yang diberi kesempatan untuk melamar posisi yang dibutuhkan, kalau tidak ketemu calon yang pas, barulah pihak perusahaan akan menayangkan iklan lowongan di internet ataupun koran. Tidak heran banyak yang bilang sebuah pekerjaan di norwegia didapatkan dari network. Merasa tidak yakin pada awalnya apakah gw bisa menjadi calon yang pas, dan kurang begitu menguasai bidang pemasaran buah dan sayuran akhirnya gw terima tantangan untuk lebih maju yaitu menjadi penaggung jawab pemesanan dan pemasaran buah-buah an dan sayuran di supermarket tempat gw bekerja. Di bagian buah dan sayuran, hanya gw lah yang bekerja dari mulai pemesanan, mengisi rak-rak buah dan sayuran, mengecek kualitas buah dan sayuran, dan memantau hasil/omset harian, mingguan dan bulanan yang akan dilaporkan hasilnya ke manager supermarket dan selanjutnya akan ditindak lanjuti ke bagian manajemen kantor. Gw mulai mendapatkan kursus singkat pengetahuan tentang buah dan sayuran serta diikutsertakan apabila kami ada peretemuan mingguan tentang pemasaran produk dan bertemu dengan para supplier di bidang buah dan sayuran. Hal ini sangat menarik dan menjadi tantangan baru serta menambah network. Satu hal lagi yang sangat penting, gw betah dan menikmati pekerjaan gw sebagai tukang sayur dan buah.

 

Tradisi natal di Norwegia

Tak terasa kita sudah mendekati akhir tahun. Bulan desember biasa disemarakkan oleh udara yang dingin, waktu siang yang lebih pendek dari malam hari, angin yang dingin, salju tebal, jalanan licin dsb. Tetapi tidak berarti bulan desember menjadi bulan yang kelam, justru di Norwegia bulan Desember menjadi bulan yang ditunggu-tunggu baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Apalagi kalau bukan semarak suasana natal. Bau harum kue-kue khas natal yang sebagian terbuat dari kayu manis tercium di mana-mana. Lampu-lampu hias yang ikut menerangi hari-hari yang gelap sudah mulai dipasang.

img_3666
Suasana jalanan menjelang natal – Oslo

Aktivitas di bulan Desember

Pasar natal

Pasar natal mungkin sudah tidak asing lagi. Tetapi pasar natal tradisional terbuka yang hanya ada di perkebunan mungkin lain ceritanya. Tidak semua perkebunan membuka open house untuk umum. Tahun ini kebetulan gw dan temen pergi ke salah satu perkebunan yang bernama Bogstadgård di Oslo. Di sana dijual makanan natal khas Norwegia. Bubur nasi hangat (risgrøt) dengan bubuk kayu manis dan margarin, sosis (kalau yang ini makanan sepanjang masa sebenarnya), waffel dengan selai strawbery, riskrem (di sajikan dingin) dengan saus raspberry dan almond, home made roti gandum yang di bakar dengan tungku terbuat dari batu dan kue-kue kecil khas natal. Sambil melihat-lihat hasil rajutan ( sarung tangan, kaos kaki, syal yang terbuat dari wol) lengkap rasanya sambil menikmati gløgg hangat dan sepotong roti di tengah dinginnya udara perkebunan. Bagi anak-anak kecil tersedia juga aktivitas menarik di antaranya membuat kado natal bersama, melihat domba di kandangnya, keluarga kecil kelinci dan babi yang baru saja melahirkan anak.

img_3636
Pasar natal

 

Julebord/pesta natal

Pesta natal ini menjadi agenda khas (bisa dikatakan wajib). Hampir semua perusahaan mengadakan pesta natal untuk para karyawannya. Tidak segan-segan biasanya beberapa perusahaan besar mengadakan pesta di hotel berbintang dengan penginapan gratis. Ada juga yang mengadakan pesta di restaurant dengan makan malam yang menyajikan 3 menu khas natal.

Pesta natal ini diadakan dengan tujuan menyatukan seluruh karyawan, saling mengenal lebih dekat antar karyawan, berbagi kebahagiaan dan mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya di dalam team work. Sepertinya terdengar lebih mirip pesta akhir tahun.

Biasanya juga beberapa perusahaan mengadakan makan siang natal bersama di kantin  perusahaan. Di tempat kerja gw, julelunsj atau makan siang natal dibagi menjadi dua grup. Grup pertama lebih di utamakan untuk para pensiun beserta beberapa karyawan yang masuk kerja jam 06 pagi untuk mengikuti makan siang periode pertama. Grup kedua lebih didominasi mereka yang masih muda-muda dan yang masuk kerja jam 07. Makan siang berlangsung selama 1 jam, dimulai dari jam 10:30 sampai dengan jam 13:00.

Menghias rumah

Tahun ini kami lebih punya banyak waktu untuk menghias rumah. Setelah tahun kemarin kita disibukkan oleh acara pindahan, serah terima apartemen lama dan baru,  selebihnya beres-beres, ga ada kepikiran menghias atau menata rumah. Tahun ini menjadi momentum yang tepat. Lebih tepatnya gw kali yah yang lebih semangat membeli dekorasi dan menata rumah. Kebetulan juga jam kerja gw yang stabil dari jam 08-16 tidak seperti tahun kemarin yang kebagian jam kerja shift 10:30-18:30.

Konsep interior apartemen baru lebih cenderung ke nordic style/Skandinavia, tetapi untuk urusan dekorasi natal gw cenderung memadukan tradisional dan modern. Dengan alasan suami ingin bernostalgia dengan masa kecil, dan kebetulan kita juga tidak ada alergi sama sekali dengan daun-daun an, maka kita memilih membeli pohon natal asli (edel grann). Membeli pohon natal asli ada positif dan negatif nya. Negatifnya kita harus rajin memberi air dan membersihkan daun-daun yang jatuh ke lantai. Makanya banyak yang memilih membeli pohon natal plastik demi kepraktisan dan alasan ekonomis. Untuk pohon natal edel grann harganya bisa mencapai 750kr dan setelah tahun baru dibuang, sedangkan pohon natal plastik dibanderol mulai dari 300kr sampai ribuan kroner berdasarkan kualitas dan ukuran tentunya. Kebetulan kita membeli pohon natal saat toko bunga langganan sedang mengadakan diskon untuk pohon natal. Segi positif membeli pohon natal asli adalah kita berasa ada di dalam hutan saat kita baru saja masuk ke dalam rumah. Apalagi ditambah bau harum lilin beraroma kue apel yang baru saja diangkat dari oven. Hmmmmmmm…..serasa ingin duduk di sofa sambil minum teh hangat saat udara di luar dingin mencekam.

img_3766
Suasana natal di rumah mertua
img_0412
Pohon natal kami

Shopping dan aktivitas sosial

Natal adalah sebuah tradisi bagi sebagian besar penduduk norwegia, meskipun masih ada juga beberapa yang merayakan natal dengan pergi ke gereja dan aktivitas religius lainnya. Sering sekali di televisi ditayangkan keluarga imigran muslim juga ikut merayakan tradisional natal dimana tidak ada berkaitan sama sekali dengan perayaan secara religius.

Toko-toko dan shopping center sudah mencuri start sejak akhir bulan November dengan di luncurkan nya black friday yang jatuh di hari Jumat terakhir di akhir bulan November. Shopping online juga menawarkan bebas biaya kirim dan dijamin barang yang dibeli akan sampai sebelum tanggal 24 Desember. Mereka berlomba-lomba meraup sebanyak mungkin omset baik dari penjualan makanan, alat-alat olahraga, dekorasi natal, dan kado natal. Strategi pemasaran judulnya. Seperti yang sudah kita ketahui orang Norwegia menghabiskan kira-kira 11000 kr per keluarga dengan 2 orang anak kecil. Banyak sekali yang terjerat dalam press shopping atau boom shopping di bulan menjelang natal yang berujung membengkaknya tagihan kartu kredit atau terkurasnya tabungan yang berakhir dengan masalah pembayaran. Di samping itu bulan Desember adalah bulan yang ditunggu-tunggu karena kita hanya dikenakan membayar pajak penghasilan setengah dari bulan-bulan biasanya. Hal ini bertujuan supaya kita mempunyai dana ekstra untuk saling berbagi dengan orang-orang terdekat.

Beberapa institusi atau organisasi sosial membuka pintunya lebar-lebar bagi mereka yang ingin memberikan bingkisan natal, makanan atau baju hangat untuk dibagikan kepada orang-orang yang kurang beruntung. Seperti tahun-tahun sebelumnya di tempat kerja gw, kami mengumpulkan baju-baju yang masih pantas di pakai terutama baju hangat dari mulai untuk anak-anak kecil (mereka ini yang dikategorikan lebih sering berganti baju hangat dikarenakan pertumbuhan anak yang cepat), barang-barang peralatan rumah tangga yg tidak dipakai karena faktor lupa. Hal ini terdengar aneh, tetapi kenyataannya banyak sekali orang Norwegia yang menyimpan barang-barang yang masih baru masih dalam kemasan rapih dan terkadang masih tercantum harganya juga tergeletak di gudang. Biasanya mungkin hasil pemberian /kado natal atau kado ulang tahun yang terlupakan. Untuk menyiasatinya sekarang hampir semua toko-toko mencantumkan kuitansi penukaran. Jadi apabila kita menerima kado yang sudah kita punya di rumah, kita bisa menukarnya dengan barang yang kita benar-benar butuhkan.

Barang-barang yang sudah terkumpul biasanya kita serahkan ke gatebarna / anak-anak jalanan yang dibahas asuhan lembaga sosial atau ke lembaga-lembaga sosial lainnya.

Lille juleaften / satu hari sebelum malam natal

Banyak yang sudah mengambil cuti lebih awal misal tiga hari sebelum natal. Sebagian besar penduduk yang tinggal di Oslo berasal dari luar kota Oslo. Jadi mereka akan pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga. Seperti suami gw misalnya. Lahir dan besar di kota kecil di luar Oslo, kira-kira 1,5 jam mengendarai mobil. Saat dia selesai sekolah, dia memutuskan untuk pindah ke Oslo untuk mencari pekerjaan dan berganti suasana kehidupan. Hal ini sudah hampir menjadi fenomena kehidupan urban di mana-mana. Saat hari raya atau libur panjang banyak orang meninggalkan ibukota untuk sekedar bersantai, berkumpul bersama keluarga dan teman dekat. Saat menjelang natal, banyak yang membuat kue-kue khas natal (pepperkaker misalnya). Hal ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu untuk mereka yang sudah berkeluarga dan persiapan akhir sebelum acara makan malam natal menjadi kesibukan yang sudah menjadi tradisi. Bagi mereka yang akan kedatangan tamu,akan lebih sibuk lagi. Dari mulai membersihkan rumah, berbelanja makanan untuk menu utama. Untuk yang satu ini kita harus benar-benar mempersiapkan matang karena tidak jarang supermarket akan kehabisan bahan-bahan utama beberapa hari menjelang malam natal. Untuk lebih aman nya, dianjurkan membeli bahan-bahan utama tersebut lebih awal.

img_3704

Menata meja makan dengan dekorasi khusus dan satu set perlengkapan makan spesial menjadi sesuatu yang sangat menarik. Untuk para  ibu-ibu biasanya mereka lebih pemilih. Mereka akan menghidangkan makanan dengan piring-piring spesial, yang hanya digunakan saat acara makan malam natal. Bisa juga peralatan makan tersebut hanya dikeluarkan satu tahun sekali. Tak jarang banyak para orangtua memberikan warisan turun temurun kepada anak-anak nya ataupun menantu berupa peralatan makan. Biasanya peralatan makan tersebut sangat bernilai tinggi dan terbuat dari porselen berkualitas tinggi. Bapak-bapaknya pun akan ikut sibuk membantu menyiapkan minuman yang akan disajikan. Tahun ini bapak mertua yang membuat dekorasi meja makan dan menata piring dan gelas yang akan dipakai. Dia pun yang mempersiapkan lampu/lilin yang akan dinyalakan di teras depan rumah, menebang pohon natal di hutan, menghias pohon natal dan menata kado-kado yang akan di bagikan setelah hidangan makan malam. Ibu mertua seperti biasa yang memilih menu, menyiapkan hidangan utama dan makanan penutup.

Ps. Di hari ini juga banyak yang berkunjung ke pemakaman untuk sekedar memberi salam dan mengirim bunga kepada keluarga yang sudah meninggal.

Malam natal / juleaften

Bau harum kalkun sudah tercium dari dapur ibu mertua. Jam 17:00 hidangan makan malam akan dimulai. Untuk menu makan malam natal tergantung keinginan masing-masing dan tradisi di mana mereka bearasal. Ikan chod / lutefisk, daging domba dengan sosis, daging babi (ribba med svor dalam bahasa Norwegia) menjadi salah satu menu utama hidangan makan malam. Untuk hidangan pelengkap biasanya disajikan kentang rebus, kol merah yang sudah dibumbui, kol putih yang sudah dibumbui asam, selai lingonberry, sosis natal (bentuknya kecil-kecil ataupun vossakorv kalau dalam bahasa Norwegia), saus menjadi kunci utama hidangan terasa lebih nikmat.

Semua sudah berkumpul, duduk rapi di tempat masing-masing. Biasanya untuk dresscode, para laki-laki menggunakan jas resmi dan untuk para wanita menggunakan gaun malam. Tahun ini para laki-laki di keluarga kami menggunakan batik. Mereka sangat bangga menggunakan batik yang bagi mereka sangat unik dan tidak semua orang memilikinya.😊

Kami puas dengan hidangan yang disajikan dan tidak lupa mengucapkan terimaksih atas makanan yang sudah disajikan. Saatnya kami berpindah tempat duduk dari ruang makan ke sofa panjang untuk menikmati hidangan kue kecil dan tradisi minum kopi hitam disertai senda gurau dan saling bertukar cerita. Acara membagikan dan membuka bingkisan natal menjadi ajang paling menarik. Semua puas dengan bingkisan yang sudah diterima. Satu bulan sebelum hari natal, kami sudah mulai menulis daftar barang-barang yang kita inginkan untuk menjadi kado natal dan saling bertukar dengan keluarga. Tidak semua keinginan kita terkabul. Bisa juga sesuatu yang kita tidak dapatkan di hari natal, akan kita dapatkan di hari ulang tahun kita. Tak terasa waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Saatnya kami beristirahat.

Di malam natal ini banyak lembaga sosial yang memberi kesempatan kepada orang-orang yang merasa kesepian dan tidak ada keluarga untuk berbagi suka cita kebahagiaan di malam hari natal. Di sana mereka akan berkumpul dengan orang-orang lain yang bernasib sama untuk menikmati hidangan yang tidak kalah lezatnya. Alangkah indahnya apabila orang-orang bisa saling berbagi.

God jul!

Blåbærsesongen er i gang!

image
Bra fangs med blåbær

 

Det var søndag ettermiddag og vi gikk en liten  tur til skogen. Ikke tenk på skogen som vi har i Kalimantan (regnskog)! Det finnes ikke løver og heller ikke krokodiller her. Men du kan treffe på hoggorm hvis du er uheldig bare, men det er ikke så farlig selv om du må gå til legevakten så fort som mulig. Bikkja til svigerforeldrene mine ble bitt av hoggorm før og han måtte gå til dyrlegen. Det gikk bra!

Som jeg husker denne sommeren blir det andre gang har jeg vært ute for å plukke blåbær i skogen. Første året jeg bodde i Norge var vi på biltur og var ute i skogen veldig mye. Jeg plukket blåbær sammen med ei venninne fra norskkurset i skogen. Andre året plukket jeg ikke fordi jeg var litt opptatt med jobben min. Måtte jobbe senvakter og var litt sliten på dagen. Dessuten var det første jobben min her, så på en måte elsket jeg så mye for å komme på jobb. Vi hadde en flott fjelltur i fjor. Både gikk tur til Gaustatoppen og Galdhøpiggen.

Vi plukket ganske mye blåbær i år. Faktisk fikk vi cirka 5 liter. Det var moro å plukke blåbær fordi for det første fikk vi mosjon selv om vi fikk ganske vondt i ryggen og for det andre trenger vi ikke kjøpe blåbær på butikken. Det holder ganske lenge kanskje til neste vinter. Dessuten hilste vi  på andre folk som gikk tur i skogen også. Det var koselig synes jeg!

Nå skal vi spise blåbærterte på balkongen. Det er nydelig vær og vi koser oss med kaffe på bordet. Skravlevinen blir det neste runde og selvfølgelig med chips. Vi elsker potetgull! 😍😍😍😍

image
Jeg er fornøyd!